Upaya Preventif Menghadapi Error Android: Safe Mode, Backup, Reset dan Restore

Salah satu yang mengasyikkan dari Android adalah, kamu bebas untuk mengutak-atik kernel, ROM, bahkan OS-nya! Ini menjadikan tampilan serta susunan Android kamu benar-benar sesuai dengan cita rasa yang kamu inginkan. Gambaran konkritnya, penggemar anime bisa mengekspresikan kesukaannya pada anime dengan berbagai tema serta  aplikasi pendukung yang menjadikan tampilan Android tersebut (apapun jenis handheld-nya) sesuai dengan kesukaannya. Inilah yang menjadikan banyak orang memilih Android. Kebebasan bereksperimen dan berekspresi!

Bahkan ada guyonan yang menyatakan bahwa perbedaan ‘nunduk’-nya tiga pengguna Handheld, iOS, Android, dan BB adalah: pengguna iOS nunduk untuk menyelesaikan game yang dimainkannya, pengguna Android nunduk untuk nge-flash dan utak-atik ROM, sementara pengguna BB nunduk untuk… BBM-an. Hehe…

Namun, masalah terjadi apabila pada saat mengutak-atik perangkat Android kamu terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Perubahan setting terkadang menjadikan perangkat Android kamu mengalami gangguan. Bagaimana ini?

Upaya Preventif Menghadapi Error Android: Safe Mode, Backup, Reset dan Restore

Tentu saja PG tidak bisa membahas satu persatu kasus yang kemungkinan dialami oleh kamu sebagai pengguna Android karena kasusnya beraneka ragam dan sesuai dengan tipikal handheld masing-masing. Akan tetapi, PG disini bisa membahas upaya preventif yang perlu kamu lakukan sebelum terjadi eror pada Android. Yaitu, membawa Android masuk ke Safe Mode bila terjadi error driver, melakukan factory Data Reset bila langkah pertama gagal, dan melakukan Restore data.

Tentu saja disini upaya preventif pertama sebagai persiapan adalah, kamu harus rajin-rajin mem-backup data Android kamu agar tidak kebingungan bila terjadi sesuatu pada Android kesayanganmu.

 

Safe Mode

Karena Android memiliki banyak macam ROM, maka cara masuk ke Safe Mode juga terkadang berbeda. Cara masuk Safe Mode ini perlu diketahui agar kamu mudah mengatasi bila terjadi error pada sistem Android. Kegunaan masuk ke Safe Mode adalah, bila ada driver yang tidak sesuai atau crash (dimana kemungkinan perangkat Android kamu sering restart atau susah masuk ke menu utama), maka kamu cukup masuk ke Safe Mode dimana sebagian besar driver di-non aktifkan, sehingga kamu bisa masuk ke perangkat Android kamu tanpa kesulitan.

Upaya Preventif Menghadapi Error Android: Safe Mode, Backup, Reset dan Restore

Berikut ini cara masuk ke Safe Mode di Android:

Untuk versi 4.1 ke atas:

  • Tahan tombol Power di sisi smartphone hingga muncul sebuah pesan popup
  • Pada menu yang muncul, tahan opsi “Power Off” hingga muncul lagi sebuah pesan Popup berikut
  • Tap OK untuk reboot ke dalam Safe Mode.
  • Maka kamu akan masuk ke Safe Mode.

Untuk versi 4.0 ke bawah:

  • Matikan perangkat Android kamu
  • Tekan dan tahan tombol Power untuk menyalakan.
  • etika logo boot muncul, tekan dan tahan tombol Volume Up + Volume Down bersamaan hingga booting selesai
  • Maka kamu akan masuk ke Safe Mode.

Sebagai catatan, untuk Android 4.0 ke bawah, cara masuk Safe Mode sangat beraneka ragam. Ada beberapa perangkat Android yang mengharuskan kamu menekan tombol Menu (sebelah kiri home) selama 5 atau 7 detik ketika Reboot, ada juga yang menyalakan dengan menekan tombol Power + Home + Volume Up. Jadi kamu perlu mengecek ke Forum-Forum yang membahas khusus perangkat Android kamu untuk mengetahui bagaimana cara masuk ke Safe Mode.

 

Factory Data Reset

Factory Data Reset adalah tindakan mereset data sehingga kembali ke kondisi seolah-olah baru saja keluar dari Pabriknya (keadaan OS baru dan kosong). Tindakan ini sering dilakukan apabila sistem Android bermasalah sehingga perlu untuk dikembalikan ke versi awal agar dapat difungsikan lagi dengan sempurna.

Factory Data Reset merupakan cara paling akhir yang semestinya digunakan ketika terjadi masalah pada Android kamu. Kalau di PC, tindakan ini mirip dengan prosedur install ulang.

Upaya Preventif Menghadapi Error Android: Safe Mode, Backup, Reset dan Restore

Kalau smartphone Android kamu tengah dalam keadaan menyala, maka kamu dapat melakukan Factory Data Reset dengan cara berikut ini:

  • Masuk ke Android Settings.
  • Pilih Backup & Reset (Kalau kamu menggunakan OS Android 2.3 atau lebih lama, tap menu Privacy).
  • Pilih Factory Data Reset.

Jika perangkat Android kamu tidak mau menyala, maka kamu perlu masuk ke Recovery Mode. Seperti Safe Mode, Recovery Mode adalah urutan booting khusus yang memungkinkan kamu menggunakan OS kamu dengan tujuan berbeda dari biasanya. Recovery Mode biasanya digunakan untuk keperluan mengadministrasikan atau mendaftarkan perangkat di bawah tingkatan OS.

Sayangnya, proses booting ke Recovery Mode tidak sama pada berbagai perangkat Android. Seperti yang disarankan PG sebelumnya, kamu perlu menengok pada Forum yang khusus membahas perangkat Android kamu. Berikut ini beberapa cara yang umum digunakan untuk masuk Recovery Mode:

  • Tahan tombol Volume Up + Volume Down + Power.
  • Tahan tombol Volume Up + Home + Power.
  • Tahan tombol Home + Power.

Kalau tidak bisa juga, maka kamu perlu berkonsultasi ke Toko atau gerai resmi Android untuk perangkat kamu guna mendapatkan tips untuk masuk ke Recovery Mode. Bila kamu sudah masuk ke Recovery Mode, maka kamu akan melihat menu yang menunjukkan opsi  “Factory Reset” atau juga “Wipe Data.” Kamu bisa melakukan navigasi untuk memilih menu tersebut dengan menekan tombol Volume Up atau Volume Down.

 

Restore Aplikasi Favorit Kamu

Bila terlanjur terjadi error pada sistem yang mengharuskan kamu untuk melakukan Factory Data Reset, maka kamu akan tertolong bila memiliki data yang tadinya sudah kamu simpan (Backup). Kamu tinggal me-restore-nya kembali untuk mengembalikan fungsi Android kamu seperti semula.

sebagai catatan, bila kamu memiliki perangkat Android dengan Memori Internal yang besar, jangan pernah menyimpan hasil backup data kamu disana karena tentu saja akan terhapus ketika dilakukan Factory Data Reset. data semacam ini perlu disimpan di SD Card. Kalau perlu, kamu juga harus menyimpannya di PC atau akun Cloud kamu agar data kamu terjamin keamanannya.

Aplikasi Android yang cocok untuk melakukan backup antara lain adalah GO Backup atau Titanium Backup yang dapat diperoleh di Google Play.

Upaya Preventif Menghadapi Error Android: Safe Mode, Backup, Reset dan Restore

Sekali Restore, maka kamu akan selamat dari ‘bencana’ akibat error pada sistem Android kamu dan kamu bisa… ehm… Melakukan percobaan lagi dengan perangkat Android kamu (gak ada kapoknya).

 

Dengan tips di atas, maka kamu akan mengetahui apa yang perlu kamu lakukan apabila terjadi error pada sistem Android kamu. Cukup masuk ke Safe Mode untuk membereskan masalah, atau bila permasalahan yang dihadapi cukup berat, maka mau tidak mau kamu harus melakukan Factory Data Reset dan Restore data kamu sebelumnya agar Android kamu bisa digunakan.

Ribet? Mungkin. Tapi inilah keistimewaan Android. Mengajak penggunanya untuk kritis memanfaatkan perangkat yang dimilikinya. Tentu saja kamu akan lebih bangga bila bisa memaksimalkan perangkat yang kamu miliki, paling tidak tahu dengan pasti bagaimana harus memanfaatkan perangkat tersebut


Baca ini juga :

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini