Server The Pirate Bay Kini Dipindah Ke Cloud

The Pirate Bay (TPB) memang menjadi surga bagi pecinta file sharing, tetapi juga menjadi neraka bagi industri hiburan dan pemilik lisensi. Tidak heran jika berbagai upaya telah dilakukan untuk menutup situs BitTorrent ini.

Polisi sudah beberapa kali menggerebek TPB, bahkan menangkap pendirinya. Beberapa waktu lalu polisi bahkan menggerebek PRQ hosting, tempat dimana TPB dan berbagai situs file sharing lainnya terletak. Tetapi hingga saat ini hal itu belum mampu mematikan The Pirate Bay.

Kini The Pirate Bay kembali memperbaiki sistemnya agar lebih aman dari gerebekan polisi. Mereka memindahkan servernya ke cloud yang tersebar di seluruh dunia.

Server The Pirate Bay Kini Dipindah Ke Cloud

Dipindahkannya server TPB ke cloud membuat mereka bisa berpindah server dari kota ke kota, dari benua ke benua. Proses perpindahan server juga menjadi mudah dan minim downtime.

Saat ini TPB menggunakan cloud hosting dari 2 negara yang berbeda, dimana mereka menjalankan beberapa virtual machine (VM). Jika salah satu perusahaan tersebut bangkrut atau menjadi offline, maka mereka tinggal membeli virtual server baru dan mengupload VM-images serta mengatur ulang load-balancer untuk menghidupkan lagi situsnya.

Load balancer dan transit-router tetap dioperasikan oleh tim TPB. Alat ini berfungsi untuk menyembunyikan lokasi dari cloud provider dan melindungi privasi dari pengguna TPB. Pihak perusahaan hosting tidak akan tahu bahwa mereka menjadi hosting dari The Pirate Bay. Kalaupun mereka tahu, maka mereka tidak bisa melihat data-datanya karena telah terenkripsi.

Tim TPB percaya bahwa metode ini akan membuat mereka aman dari penggerebekan polisi. Jika polisi menggerebek mereka lagi, maka yang polisi temukan hanyalah transit router. Jika polisi terus mencari dan menemukan load balancer di negara lainnya, maka yang mereka temukan hanyalah server tanpa hardisk. Jika polisi terus mencari dan menemukan cloud providernya, yang mereka temukan hanyalah disk-images yang terenkripsi.

Polisi juga harus cepat karena jika komunikasi server dengan load balancer terputus hingga 8 jam, maka seluruh server akan otomatis mati dan polisi akan kehilangan barang bukti.

Whew..cukup rumit dan canggih juga ya sistem pengamanan TPB ini?? PG yakin mereka melakukan ini karena tidak ingin nasib TPB berakhir tragis seperti Megaupload.

Download dan Stream Torrent dengan Lebih Cepat Menggunakan Put.io

Bagi kamu yang suka mendownload file dari torrent/magnet, ada sebuah layanan online yang layak untuk kamu coba yaitu Put.io. Dengan Put.io, kamu bisa mendownload berbagai dokumen, video, gambar, audio, atau file dari torrent lainnya dengan kecepatan tinggi ke server mereka. Setelah berhasil terdownload, kamu bisa langsung mendownload file tersebut ke komputer kamu, melihatnya secara streaming, atau bahkan membagikannya ke teman-teman kamu.

Download dan Stream Torrent dengan Lebih Cepat Menggunakan Put.io

Apa kelebihan menggunakan Put.io ini dibandingkan dengan menggunakan Torrent Client semacam uTorrent/tixati?

1. Tidak ada lagi resiko gagal download ke komputer

Seringkali ketika mendownload file torrent melalui torrent client di komputer, tiba-tiba proses download berhenti di tengah jalan. Pernah suatu ketika PG mendownload file dengan besar 900MB dan berhenti di 94% tanpa pernah bisa dilanjutkan lagi. Sudah menunggu lama..internet jadi lemot saat proses download berlangsung..eh malah gagal pula..Ouch!

Dengan mendownload file torrent ke server Put.io terlebih dahulu, proses download akan dilakukan secara cloud dengan kecepatan tinggi (300-700 Kbps). Proses download di server mereka tidak akan mengurangi kecepatan internet kita.

Jika terjadi kegagalan download, kita tinggal mencari lagi torrent lainnya dan mendownloadnya secara cloud lagi. Jika proses download ke server mereka sudah berhasil, itu tandanya file torrent tersebut sudah *benar-benar* berhasil didownload. Saat itulah kita tinggal mendownloadnya ke komputer kita. :)

2. Bisa Fetch banyak file Torrent sekaligus

Kamu bisa fetching hingga 15 file torrent sekaligus. Setelah berhasil terdownload, file-file tersebut akan otomatis tersimpan di server Put.io dan bisa kamu download kapanpun yang kamu mau.

3. Proses download bisa berlangsung lebih cepat

Ketika kamu memasukkan link torrent/magnet, Put.io akan melakukan pengecekan apakah sudah ada yang pernah mendownload file tersebut. Jika sudah ada, maka kamu bisa langsung mendownloadnya ke komputer kamu tanpa harus melakukan fetching terlebih dahulu.

4. Download otomatis dari RSS feed

Nah kalau kamu punya sumber download favorit, kamu bisa memasukkan RSS feednya ke Put.io. Put.io kemudian akan mendownload setiap file terbaru yang dibagikan di sumber favorit kamu tersebut.

5. 1GB storage dan Unmetered Bandwidth

Dengan menjadi member gratisnya saja, kamu sudah bisa mendapatkan 1GB storage dengan bandwidth unmetered. Lumayanlah untuk download file torrent dengan ukuran kurang dari 1 GB.

1. Daftarkan diri kamu di Put.io

Halaman Pendaftaran Put.io

Download dan Stream Torrent dengan Lebih Cepat Menggunakan Put.io

Download dan Stream Torrent dengan Lebih Cepat Menggunakan Put.io

2. Untuk mulai mendownload Torrent, klik Add New files dan paste link torrent/magnet yang ingin kamu download.

Download dan Stream Torrent dengan Lebih Cepat Menggunakan Put.io

Download dan Stream Torrent dengan Lebih Cepat Menggunakan Put.io

3. Klik Start Fetching dan Put.io akan mulai mendownload file tersebut.

Download dan Stream Torrent dengan Lebih Cepat Menggunakan Put.io

Download dan Stream Torrent dengan Lebih Cepat Menggunakan Put.io

Kini kamu tinggal menunggu saja proses download Put.io selesai. Setelah itu kamu bisa langsung mendownload file tersebut ke komputer kamu, melihat isi file tersebut secara streaming, atau membagikan file tersebut ke teman-teman kamu.

Mudah khan?

Walaupun Put.io sepertinya dibuat khusus bagi pecinta torrent/magnet, tetapi kamu juga bisa menggunakannya untuk mendownload dari FTP dan direct download juga lho. TE O PE BE GE TE buat kamu yang hobby download dari internet!

Selain Put.io, ada juga Zbigz yang memiliki fungsi hampir sama dengan Put.io. Hanya saja Zbigz memperbolehkan pengguna gratisnya untuk fetching file torrent dengan ukuran hingga 8GB, yaa..walaupun fiturnya masih tetap kalah jika dibandingkan dengan Put.io.

Azendoo: Satu lagi Web Aplikasi untuk Bekerja dengan Tim Jarak Jauh

Semakin banyak pilihan bagi kamu yang memerlukan web aplikasi untuk menyelesaikan sebuah proyek secara kolaboratif. Sebelumnya PG membahas tentang Oogwave, WorkSimple, Taskk, dan Brosix. Kali ini PG mereview Azendoo. Web aplikasi yang bertujuan untuk menggabungkan beberapa individu yang berjauhan untuk mengerjakan sebuah (atau beberapa) proyek secara berkelompok.

Azendoo: Satu lagi Web Aplikasi untuk Bekerja dengan Tim Jarak Jauh

Untuk mengetahui kelebihan web aplikasi ini, kamu bisa mengunjungi:

http://www.azendoo.com/

Web aplikasi ini meminta email kamu untuk mengirimkan invite khusus agar kamu bisa menggunakan Azendoo.

Azendoo: Satu lagi Web Aplikasi untuk Bekerja dengan Tim Jarak Jauh

Begitu sudah “berhasil” mendapatkan invite, maka barulah kamu dapat untuk mendaftarkan diri di web aplikasi ini. Ketika pertama kali masuk, maka kamu akan diminta memasukkan nama grup kamu, lalu proyek yang akan kamu kerjakan, serta mendapatkan opsi (yang bisa kamu skip atau lewati) untuk mengundang teman-teman yang juga memperoleh tanggungjawab untuk melaksanakan proyek tersebut. Workspace Azendoo cukup praktis dengan tombol-tombol yang gunanya cukup jelas, seperti menyusun pesan, menyusun rencana proyek, menambahkan teman atau anggota tim. Bahkan ada juga tutorial sederhana bila kamu pertama kali masuk ke web aplikasi ini.

Azendoo: Satu lagi Web Aplikasi untuk Bekerja dengan Tim Jarak Jauh

Bila sudah menetapkan tanggal dimulainya proyek, kamu bisa menyusun berbagai ide terkait kegiatan tersebut dengan menuliskan hal-hal yang ingin kamu lakukan, lalu memasukkannya pada bagian kalender. Secara otomatis, data tersebut disimpan dalam interface yang menampilkan tanggal serta rencana kegiatan kamu.

Azendoo: Satu lagi Web Aplikasi untuk Bekerja dengan Tim Jarak Jauh

Setelah proyek terbentuk, kamu bisa berkolaborasi dengan tim. Undang teman-teman kamu untuk ikut serta, lalu kamu bisa mempersiapkan berbagai perangkat untuk teman-teman seperti file terkait pekerjaan atau juga dokumen yang nantinya kamu gunakan untuk mendukung proyek yang tengah kamu kerjakan bersama kelompok atau teman-teman kamu.

Azendoo: Satu lagi Web Aplikasi untuk Bekerja dengan Tim Jarak Jauh

Keistimewaan aplikasi ini mungkin terletak pada kemudahan untuk mengutak-atik workspace-nya yang luas, serta kemudahan mengundang dan menghubungi teman yang kamu inginkan melalui email. Kamu juga bisa dengan mudah memposting pesan untuk anggota kamu ataupun mengatur metode yang kamu gunakan untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Apakah Cloud benar-benar membantu hidup kita?

PG masih ingat hari dimana PG membaca koran pagi (Jawa Pos) yang mengulas presentasi Steve Jobs tentang teknologi Cloud. Mungkin Jobs bukan penemu teknologi ini, tapi beliau-lah yang mempopulerkan Cloud serta dengan penuh semangat memaparkan visinya bahwa Cloud akan menjadi tren di masa depan. Perlahan-lahan “ramalan” beliau mulai terbukti saat ini. Dengan banyaknya perusahaan IT raksasa yang menyediakan Cloud Storage serta banyak layanan berbasis Cloud seperti aplikasi manajerial dan kolaboratif yang sering dibahas PG, juga antivirus tipe baru yang berbasis Cloud.

Kali ini PG mengajak sobat semua untuk melakukan kontemplasi: apakah Cloud benar-benar membantu hidup kita?

Apakah Cloud benar-benar membantu hidup kita?

Coba kita lihat fenomena yang terjadi akhir-akhir ini secara obyektif. Kini semakin banyak perusahaan kecil yang memilih untuk memiliki kantor virtual (PG salah satunya loh..). Banyak fungsi dari kantor secara fisik kini bisa dilakukan dengan nyaman menggunakan kantor virtual dari rumah masing-masing karyawan dengan nyaman. Bisnis kini bergerak ke arah cloud, mulai dari pasar kerja seperti odesk, hingga sistem manajemen finansial dan layanan fax online.

Bisnis kecil kini semakin bisa menghemat keuangan karena dapat mengurangi biaya overhead seperti sewa tempat, pengadaan barang, bahkan biaya cleaning service dan office boy… Semua itu adalah contoh penyediaan layanan online yang bisa memenuhi kebutuhan banyak orang tanpa khawatir mengalami kerugian besar bila bisnis tidak berjalan lancar. Banyak penyedia layanan jasa online menawarkan periode gratis untuk mencoba layanan mereka. PG bisa memberikan contoh perusahaan-perusahaan yang menggantungkan diri pada sistem Cloud.

Banyak program atau layanan jasa seperti Google Voice atau Skype menawarkan telepon lokal dan internasional berbiaya rendah, bahkan gratis. Bahkan kamu bisa mendapatkan layanan fax online untuk mengirimkan fax dari rumah, bahkan tanpa mesin fax. Ada juga layanan chat yang menawarkan chatting pribadi untuk ‘telekonferensi’ untuk mengerjakan proyek perusahaan. Gotomeeting dan Join.me adalah layanan yang diakui untuk telepon konferensi dan chat. Kesemuanya memudahkan komunikasi.

Teknologi Cloud juga memudahkan kita berbagi, memberi komentar dan mengedit dokumen secara online sementara semua karyawan di perusahaan bekerja bersama-sama. Layanan semacam ini ditawarkan oleh Sharepoint, GoogleDocs, dan ConceptShare.

Kalender online juga bisa dimanfaatkan sebagai asisten pribadi kamu. Kamu bisa meletakkan seluruh jadwal dan tugas-tugas kamu, berbagi dengan rekan kerja atau karyawan, atau bahkan memanfaatkannya untuk menyusun rencana bersama teman. Contohnya adalah GoogleCalendar, yang mana merupakan program yang sangat user friendly.

Cloud juga memungkinkan adanya manajemen hubungan pelanggan (Customer relationship management – CRM). Kamu bisa menengok layanan jasa semacam ini di:

http://sales.about.com/od/Product-And-Book-Reviews/a/Free-Crm-Applications.htm

Sebagian besar bank di dunia kini memiliki sistem online banking untuk mengintegrasikan akun secara online. Kamu bisa melihat transaksi, saldo, dan melakukan transaksi lain secara nyaman dengan online. Ada juga program yang membantu pencatatan atau pembuatan diagram finansial seperti Wesabe dan Dimewise. Kalau kamu tinggal di Eropa dan AS, bahkan kamu bisa mendapatkan pinjaman online lewat Prosper (Setahu saya layanan ini belum melebar sampai Indonesia. Tapi who knows di masa mendatang…).

Dengan banyaknya bukti tersebut. Maka kita layak mengangkat topi pada almarhum Mr. Jobs dan berkata, “Yes sir, this thing really really change our life…” Teknologi Cloud telah benar-benar membantu perkembangan peradaban dunia!

Suka Mengedit Audio Bareng Temen? Cobalah Gobbler!

Layanan cloud memang semakin populer hari demi hari. Sebelumnya, hanya ada layanan seperti Dropbox yang memungkinkan kamu mensinkronkan data ke cloud dan kemudian bisa memanfaatkannya kapanpun dibutuhkan.

Seiring berjalannya waktu, raksasa teknologi seperti Google dan Microsoft telah meluncurkan layanan cloud mereka masing-masing dengan integrasi yang luar biasa dengan produk mereka sendiri dan memungkinkan pengguna mensinkronkan data tanpa menggunakan klien pihak ketiga.

Dengan adanya layanan cloud ini, bahkan kamu tidak perlu membawa flashdisk kemana-mana, cukup mensinkronkan data di Cloud dan mengaksesnya dari manapun. Kemudian berkembang juga layanan cloud yang memberikan layanan lebih spesifik, seperti Gobbler yang khusus digunakan untuk melakukan backup, transfer, dan memanajemen file proyek audio.

Mengedit Audio

Pada awalnya, aplikasi ini hanya tersedia untuk Mac, dan versi windows-nya baru saja dirilis. Dukungan tool untuk mem-backup file audio dari berbagai DAW (Digital Audio Workstation), meliputi Avid Pro Tools, Apple Logic, Ableton Live, Steinberg Nuendo, Steinberg Cubase, Propellerhead Reason, Propellerhead Record, Presonus Studio One, Ockos Reaper, dan Apple GarageBand menjadikannya Raja di wilayahnya sendiri, yaitu file proyek audio.

Fitur utama aplikasi ini meliputi kapabilitas untuk memonitor file dan melakukan backup terhadap perubahan yang dilakukan pada audio file tersebut secara real time. Kamu juga bisa melihat versi file audio sebelumnya dengan melihat snapshot proyek. Proses backup memungkinkan kamu membuat backup file dan lokasi target, misalnya bila kamu menggunakan hard disk eksternal, dan perangkat tersebut putus koneksi, maka program tersebut secara otomatis akan berhenti dan akan berlanjut bila kamu menghubungkan hard drive tersebut lagi.

Kamu bisa mendownload aplikasi Gobbler dengan mengunjungi homepage Gobbler di:

https://www.gobbler.com/

Disitu kamu perlu mendaftarkan diri dulu. Gobbler akan mengirimkan link ke akun email kamu, baru kamu bisa mendownload aplikasinya.

Setelah meng-install-nya, kamu bisa login dengan menggunakan akun email kamu.

Interface Gobbler merupakan ruang kerja sederhana, dimana kamu bisa mengirim dan menerima file audio dengan cukup melakukan drag and drop dari ruang kerja ini.

Gobbler

 

Dengan meng-klik send file, kamu bisa mengirimkan proyek file audio kamu kepada teman kamu yang berkolaborasi mengerjakan file tersebut.

Suka Mengedit Audio Bareng Temen? Cobalah Gobbler!

 

Setting pada preference memungkinkan kamu secara otomatis melakukan scan pada hard disk serta mengumpulkan file-file audio kamu apabila dibutuhkan.

Suka Mengedit Audio Bareng Temen? Cobalah Gobbler!

 

Aplikasi dengan fasilitas Cloud Storage ini cocok digunakan untuk kamu yang berprofesi sebagai musisi atau arranger/composer. Kamu bisa dengan mudah bekerjasama mengerjakan sebuah file audio mentah dengan teman-teman melalui aplikasi ini meskipun lokasi kamu terpisah dengan teman-teman yang lain.