Mengatur Setting Hard Disk dengan Drive Thru

Media penyimpanan untuk PC atau laptop sangatlah penting. Untuk media ini, yaitu hard drive, kita perlu melakukan pengaturan karena seperti yang kita tahu, terkadang ketika hard disk eksternal atau portabel ditancapkan, ada program yang berjalan secara autorun. Kemudian bila kita menggunakan hard drive lokal, kita sulit menjaga privasi bila ada seseorang yang menggunakan PC atau laptop kita. Untuk mengatasi hal ini, coba gunakan Drive Thru.

Drive Thru adalah sebuah aplikasi manajemen hard disk yang memungkinkan kamu memastikan keamanan hard drive dengan menyembunyikan atau mengunci data sensitif, juga bisa melakukan kustomisasi seperti mencegah auto run pada sistem hard disk portabel (USB, HDD, RAM Disk, dan sebagainya.).

Aplikasi ini juga bisa mendeteksi perangkat yang dikoneksikan serta mengeluarkan informasi detil agar kita dapat melakukan tindakan yang pas. Aplikasi ini juga mendukung file ISO untuk booting operating system atau mount/unmount. Aplikasi ini memiliki fitur seperti Add to Drive Context Menu, Removable Disk Write-Protection, CleanUp, Defrag & BackUp Path, dan berbagai opsi pengawasan dan explorer lain.

Bila ingin mencoba drive thru, kamu bisa mendownloadnya di:

http://www.softpedia.com/get/System/Hard-Disk-Utils/Drive-Thru.shtml

Mengatur Setting Hard Disk dengan Drive Thru

Interface utama Drive Thru memiliki sidebar yang menjelaskan fungsinya serta workspace yang informatif. Fitur utama aplikasi ini terletak di sidebar kiri. Tab Drive Security memungkinkan kamu menyembunyikan dan mengunci (lock) hard drive untuk memastikan keamanan dan privasi. Misalnya, kamu punya data penting yang disimpan di C, dan kamu tidak ingin siapapun mengutak-atik drive tersebut. Dalam hal ini, fitur Hide akan menyembunyikan data kamu dari siapapun yang ingin mengutak-atik data yang kamu simpan disana. Terlebih lagi, drive C biasanya digunakan untuk menyimpan OS Windows dan aplikasi penting.

Mengatur Setting Hard Disk dengan Drive Thru

Tab Drive Substitution memungkinkan kamu membuat atau menghapus drive tertentu dan mengubahnya ke drive lain. PG sarankan, sebaiknya jangan gunakan fitur ini bila kamu tidak memahami dampaknya. Karena bisa berdampak pada kinerja hard disk kamu.

Mengatur Setting Hard Disk dengan Drive Thru

Tab CD/DVD Tools mirip dengan fungsi aplikasi virtual CD, yaitu memungkinkan kamu menggunakan CD/DVD virtual atau image disc untuk kemudian menjalankannya seakan-akan kamu menggunakan CD/DVD yang dipasangkan pada CD/DVD ROM.

Mengatur Setting Hard Disk dengan Drive Thru

Tab Drive Configuration ini memungkinkan kamu melakukan pengaturan konfigurasi secara penuh terhadap hard disk kamu. Disinilah PG menyarankan kamu untuk benar-benar berhati-hati dalam melakukan pengaturan, karena pengaturan pada tab ini mempengaruhi keseluruhan sistem kamu.

Dengan melihat pada fungsi yang ada di Drive-Thru, nampaknya aplikasi ini memerlukan landasan pengetahuan yang kuat terhadap hard drive serta fungsi penggunaannya. PG menyarankan agar pengguna pemula tidak bermain-main dengan tool ini untuk menghindari perubahan pada sistem yang menimbulkan gangguan (atau kerusakan sistem) pada hard disk kamu.


Baca ini juga :

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

  • ade

    cara menangani bila terjadi restrictions / error bagaimana solusinya