CBR: Software Pembaca Komik yang Terinspirasi Ribbon dari Office 2010

PG pernah membahas aneka software Windows yang asyik digunakan untuk membaca manga atau komik. Kali ini PG akan menambahkan satu lagi yang akan menjadikan kamu lebih bersemangat membaca komik atau manga favoritmu, terlebih lagi bila kamu adalah penggemar MS Office 2010 – karena software ini terinspirasi sistem Ribbon yang ada di Office 2010…

CBR: Software Pembaca Komik yang Terinspirasi Ribbon dari Office 2010

CBR adalah aplikasi portabel untuk membaca komik atau manga dengan format CBZ dan CBR, juga termasuk zip dan RAR. Sofwtare ini nampak terinspirasi oleh MS Office 2010 dengan adanya User Interface berbasis Ribbon. CBR memungkinkan kamu membaca komik, mengatur koleksi komik kamu, serta juga bisa melakukan konversi file PDF, RAR, CBR, CBZ, format gambar dan XPS Inilah yang menjadikannya berbeda dengan software-software sebelumnya yang pernah dibahas PG!

Interface dari CBR memiliki banyak tombol. Sayangnya ini juga kadang menjadikan kita bingung bila tidak mau mempelajarinya terlebih dahulu. Untuk memulai, kamu cukup mengklik tombol Add yang berada di bagian tengah bar sebelah atas.

CBR: Software Pembaca Komik yang Terinspirasi Ribbon dari Office 2010

 

Ketika komik sudah terbuka, kamu bisa mengaturnya dengan mengklik tombol documents di bar paling atas.

CBR: Software Pembaca Komik yang Terinspirasi Ribbon dari Office 2010

 

Ada berbagai pilihan untuk kamu agar nyaman membaca. Satu halaman atau dua halaman? Kesemuanya disediakan oleh CBR demi kenyamanan kamu.

CBR: Software Pembaca Komik yang Terinspirasi Ribbon dari Office 2010

 

Salah satu yang keren dari software ini adalah efek membalik halaman yang menjadikan kamu seolah-olah membalik sebuah buku sungguhan. Cukup menarik dan membawa pengalaman baru dalam membaca komik atau manga.

CBR: Software Pembaca Komik yang Terinspirasi Ribbon dari Office 2010

Kamu bisa mendapatkan CBR dari:

http://wfpbookreader.codeplex.com/

Dengan CBR, selain bisa membaca dengan asyik dan mengatur Library kamu sendiri untuk koleksi komik, kamu juga bisa melakukan konversi dari satu format komik ke format lainnya sehingga menjadikan kamu lebih nyaman dalam membaca. Namun kelemahannya adalah banyaknya tombol yang justru menjadikan software ini kurang simpel dan akan menjadikan orang-orang yang malas mempelajarinya keburu ‘eneg’ terlebih dahulu.


Baca ini juga :

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini