Review SugarSync: Sinkronisasi File yang Simple, Otomatis, dan Stylish

Banyak orang kini menggunakan beberapa perangkat komputer sekaligus, dan bisa mengakses semua file yang dibutuhkan dari setiap perangkat yang dimiliki merupakan hal yang penting. Jika dulu kamu harus bertransfer data secara manual, misalnya saja mengirimnya lewat email atau ditransfer melalui USB flashdisk, kini dengan teknologi sinkronisasi online kamu bisa melakukannya secara otomatis.

Salah satu layanan sinkronisasi online favorit PG adalah SugarSync. Yup..selain bisa digunakan secara gratis, fitur SugarSync juga lebih handal daripada layanan sejenis lainnya.

SugarSync Review

Dulu PG sudah pernah membagikan tips bagaimana cara menggunakan SugarSync secara gratis, kini saatnya bagi PG untuk mereview layanan sinkronisasi ini dengan lebih mendalam.

Harga Akun dan Layanan SugarSync

Untuk menggunakan SugarSync, kamu harus memiliki akunnya terlebih dahulu. Daftarkan diri kamu disini untuk mendapatkan 5GB dari SugarSync secara gratis:

Daftar SugarSync

Yup..5GB storage bisa kamu gunakan secara gratis tanpa batas waktu. Bagi kamu yang merasa 5GB tidaklah cukup, ada beberapa pilihan harga untuk melakukan upgrade storage:

  • Gratis selamanya untuk 5GB
  • $49.99/tahun untuk 30GB
  • $99.99/tahun untuk 60GB
  • $149.99/tahun untuk 100GB
  • $249.99/tahun untuk 250GB
  • $399.99/tahun untuk 500GB

Prinsip Kerja SugarSync

SugarSync bekerja dengan mengambil file secara otomatis dari folder yang sudah kamu tentukan. File ini akan tersimpan di cloud storage SugarSync dan akan disinkronisasikan ke berbagai device yang kamu miliki (Windows, Mac, iPhone, iPad, Android, Blackberry, Symbian).

Cara Menggunakan SugarSync

Setelah kamu terdaftar, langsung saja download aplikasi SugarSync yang telah disediakan, lalu install aplikasi tersebut.

Review SugarSync: Sinkronisasi File yang Simple, Otomatis, dan Stylish

Review SugarSync: Sinkronisasi File yang Simple, Otomatis, dan Stylish

 

Setelah terinstall, langsung saja login ke akun SugarSync kamu.

Review SugarSync: Sinkronisasi File yang Simple, Otomatis, dan Stylish

Review SugarSync: Sinkronisasi File yang Simple, Otomatis, dan Stylish

 

Jika kamu belum pernah menggunakan SugarSync sebelumnya, kamu harus memilih folder apa saja yang ingin kamu sinkronisasi.

Jika kamu sudah pernah menggunakan SugarSync sebelumnya, maka kamu akan langsugn disuguhi dengan daftar folder yang tersinkronisasi. Tampilannya mirip seperti tampilan mobile app dari SugarSync (walaupun tampilan ini bisa kamu resize).

Review SugarSync: Sinkronisasi File yang Simple, Otomatis, dan Stylish

 

Di bagian atas aplikasi tersebut terdapat 3 menu utama yaitu SugarSync, Tools, dan Help yang berisi berbagai perintah untuk mengakses setiap fitur dari SugarSync.

Dibawah menu tersebut terdapat beberapa tombol yaitu Cloud, Sharing, Activity, dan sebuah icon Search. Menu Cloud berguna untuk melihat daftar folder yang tersinkronasi.

Untuk menambahkan folder untuk disinkronisasi, caranya sangat mudah. Cukup drag folder yang ingin kamu sinkronisasi ke bagian bawah dari aplikasi tersebut (kotak bertulikan “Folders to Sync”).

Review SugarSync: Sinkronisasi File yang Simple, Otomatis, dan Stylish

 

Folder akan langsung masuk ke dalam data list untuk disinkronisasi.

Review SugarSync: Sinkronisasi File yang Simple, Otomatis, dan Stylish

Ini adalah salah satu kelebihan dari SugarSync. Untuk mensinkronisasikan folder, kamu tidak harus memindahkan folder tersebut ke folder khusus. Cukup drag n drop saja maka folder tersebut akan disinkronisasi secara otomatis.

Setiap folder yang disinkronisasi akan ditandai dengan tanda centang hijau di Windows Explorer. Saat proses sinkronisasi terjadi, maka kamu akan melihat tanda panah melingkar di folder tersebut. Baik tanda centang atau panah melingkar tersebut akan hilang jika kamu tidak terkoneksi dengan internet, atau tidak terkoneksi dengan SugarSync.

Review SugarSync: Sinkronisasi File yang Simple, Otomatis, dan Stylish

 

Semua folder yang kamu sinkronisasikan dari berbagai perangkat akan muncul dalam menu cloud. Namun demikian, jika kamu buka dari perangkat lainnya, maka akan ada keterangan apakah folder dari perangkat lain tersebut sudah tersinkronisasi ke perangkat yang sedang kamu gunakan.

Jika sudah tersinkronisasi, maka akan ada keterangan “Synced to This Computer”. Artinya, setiap file dari perangkat A akan otomatis tersinkronisasi ke perangkat B (yang sedang kamu gunakan).

Jika belum ada keterangan tersebut, maka berarti folder itu hanya tersinkronisasi ke storage SugarSync tanpa tersinkronisasi ke perangkat yang kamu gunakan. Untuk menjadikannya tersinkronisasi, klik kanan folder tersebut dan klik “Sync to this computer”

Review SugarSync: Sinkronisasi File yang Simple, Otomatis, dan Stylish

Ketika kamu klik folder tersebut, kamu akan dibawa ke folder info dan pengaturan “advance” dimana kamu bisa melakukan berbagai pengaturan terhadap folder tersebut. Kamu bisa mengedit label, melakukan share folder, melihat dari perangkat mana sumber data tersebut dan disinkronisasikan ke perangkat mana saja, dsb.

Review SugarSync: Sinkronisasi File yang Simple, Otomatis, dan Stylish

Melalui fitur Share di pengaturan advanced, kamu bisa mengatur siapa saja yang bisa melihat atau mengedit folder dan file tersebut. Sayangnya SugarSync tidak memiliki fitur real-time collaboration seperti yang dimiliki oleh Google Drive atau Skydrive.

Review SugarSync: Sinkronisasi File yang Simple, Otomatis, dan Stylish

Menu Sharing berisi berbagai daftar file dan folder publik yang pernah kamu bagikan. Menu Activity berisi log atau daftar aktivitas SugarSync secara lengkap.

Pada menu Search, kamu bisa mencari file atau folder yang terdapat di SugarSync dengan cepat. Sayangnya SugarSync hanya mencari berdasarkan nama file atau folder, dan tidak memiliki fitur untuk mencari berdasarkan isinya.

Kelebihan:

  • Gratis (5GB Storage)
  • Mudah digunakan
  • Mendukung berbagai tipe device (Windows, Mac, iPhone, iPad, Android, Blackberry, Symbian)
  • Bisa sinkronisasi folder dan file tanpa harus mengelompokkannya dalam 1 folder
  • Mendukung interaksi Drag n Drop

Kekurangan

  • Tidak support Linux
  • Tidak mendukung real-time collaboration
  • Fitur Search hanya mencari melalui metadata, tidak melalui isi file

Kesimpulan

Bagi kamu yang masih awam dengan dunia cloud storage dan sinkronisasi antar perangkat, PG merekomendasikan SugarSync.


Baca ini juga :

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini