Pengguna Skydrive? Berhati-hatilah!

Walaupun akun Skydrive PG masih aman dan baik-baik saja, tetapi ngeri juga ketika mendengar kabar bahwa ada pengguna Skydrive lain yang akunnya ditutup secara sepihak.

Pengguna Skydrive? Berhati-hatilah!

Kemarin seorang pengguna Skydrive dari Cina melaporkan bahwa akunnya ditutup secara paksa oleh Microsoft. Dia mengaku bahwa di dalam akunnya hanya ada beberapa catatan sekolah dan beberapa wallpaper manga kesukaannya.

Ketika dia login ke akun Skydrive, Microsoft sebenarnya memberikan waktu 48 jam untuk melakukan “banding” apabila dia tidak setuju akunnya dihapus. Tetapi walaupun dia sudah melakukannya, tetap saja akunnya dihapus dan data-data penting (termasuk data materi sekolah) hilang tak berbekas.

Ini bukanlah kejadian yang pertama kalinya Skydrive menutup akun penggunanya secara paksa tanpa kesalahan yang jelas. Sebelumnya seseorang dari Belanda juga ditutup akunnya secara paksa sehingga ia harus kehilangan data-datanya.

Microsoft seharusnya menyediakan link download bagi pengguna yang akunnya akan diblokir. Karena file pengguna adalah milik pengguna, dan dia berhak mendapatkan kembali apa yang memang menjadi miliknya.

Microsoft sudah pernah menjelaskan bahwa proses scanning file dilakukan secara otomatis menggunakan tools, untuk memastikan tidak ada file yang melanggar EULA mereka. Tetapi tahu sendiri khan tools otomatis Microsoft itu seperti apa? Kemarin saja salah satu “polisi otomatis” Microsoft “menangkap” Wikipedia, TechCrunch dan berbagai situs bagus lainnya karena dituduh menyebarkan bajakan. Ouch!

Jadi saran PG, jangan menggunakan Skydrive sebagai cloud backup utama kamu. Masih ada cloud storage lain seperti Dropbox, Google Drive atau Sugarsync yang tidak “sekejam” dan “semena-mena” layaknya Skydrive.


Baca ini juga :

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini