Pekerjaan Terburuk di Google: Berburu Video ‘Menjijikkan’ di YouTube

Walaupun Google terkenal sebagai perusahaan yang memperlakukan pegawainya ‘seperti seorang raja’, tetapi ternyata ada juga pekerjaan yang paling tidak enak di Google. Bukan karena gajinya yang rendah, atau fasilitasnya yang kurang..tetapi karena memang karena pekerjaannya benar-benar membuat para pekerja merasa tidak nyaman! Mereka adalah para pemburu video ‘menjijikkan’ di YouTube.

Pekerjaan Terburuk di Google: Berburu Video 'Menjijikkan' di YouTube

Setiap hari, pekerjaan mereka adalah melihat video mengerikan seperti mutilasi, pembunuhan, mayat, pornografi anak, dan menghapusnya jika memang terbukti menyalahi aturan. Daftar video tersebut kebanyakan diperoleh dari report user YouTube yang tidak sengaja menemukan video tidak layak tonton.

Setiap hari mereka melakukan hal yang sama, parahnya..video-video ‘menjijikkan’ tersebut terus saja muncul setiap hari tidak ada habisnya. Padahal menurut aturan undang-undang US, video tersebut harus sudah terhapus maksimal 24 jam sejak adanya report dari user.

Google menggunakan jasa para pekerja kontrak untuk melakukan hal ini. Mereka rata-rata dikontrak selama 1 tahun dan mendapatkan sesi terapi secara rutin.

Dengan membayangkannya saja, bulu kuduk PG langsung terasa berdiri..perut jadi terasa mual. Apalagi mereka yang harus melihat video tersebut setiap hari ya? >,<

Salut banget buat mereka..karena tanpa mereka..YouTube akan berisi banyak video yang tidak layak untuk ditonton. Gleks!

12 thoughts on “Pekerjaan Terburuk di Google: Berburu Video ‘Menjijikkan’ di YouTube

  1. stiap pkerjaan pst ad aj sisi positif ma negatifnya. yg pnting bgmn menyikapi pkrjaan tsbt. jiah kok malah jd da’i. wkwkwk. nice PG

  2. mungkin bagi mereka yang suka menaruh ataupun melihat vidio menjijikkan itu wah suka sekali pekerjaan ini, namun pekerjaannya tidak akan selesai, karena terpesona dengan beraneka ragam hal-hal menjijikkan itu lupa kalau pekerjaannya menghapus video2 tersebut

Leave a Reply to Jaka Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *