50+ File Extensi yang Berpotensi Membahayakan Windows

Perkembangan virus sangatlah cepat, banyak pencipta virus sekarang menyisipkan virus ke file extensi Windows salah satunya .exe. Kebanyakan orang banyak termasuk kamu tahu bahwa file berextensi .exe berpotensi sebagai file berbahaya, namun tidak hanya extensi itu saja yang berbahaya bagi Windows. Masih banyak file extensi lainnya yang bisa mengelabui kamu. Kali ini PG akan membagikan informasi mengenai file-file extensi yang berpotensi membahayakan Windows.

Sangatlah penting untuk mengetahui file extensi yang akan kita buka itu berbahaya atau tidak. Misalkan saja ada email dari yang tidak dikenal mengirimkan file dengan extensi apa saja dan kamu memutuskannya untuk membuka di web yang aman. Bahkan file screen saver juga bisa menjadi berbahaya bagi Windows.

Kamu juga harus mempunyai antivirus yang terinstall di komputer, selalu diupdate, berjalan dan aktif untuk melindungi komputer. Tetapi mengatahui lebih lanjut tentang beberapa extensi akan berguna dalam mencegah sesuatu yang buruk terjadi.

File extensi berpotensi berbahaya karena dapat pencipta dapat mengisikan kode atau mengeksekusi perintah semaunya. Sebuah file .exe berpotensi berbahaya karena program dapat melakukan apapun karena kita telah menginstallnya dan menyetujuinya di Account Windows Control. File media seperti .JPEG atau file musik .MP3 tidak berbahaya karena penciptanya tidak bisa mengisi kode (namun ada beberapa yang bisa mengeksploitasinya tetapi ini jarang terjadi dan biasanya akan diatasi dengan cepat).

Nah untuk itulah penting bagi kamu tahu jenis file apa yang dapat berisi barisan kode, script atau hal-hal berpotensi bahaya lainnya.

File Extensi yang Berpotensi Membahayakan Windows

Program

.EXE – software yang berextensi executable adalah yang paling sering kamu gunakan di Windows.
.PIF – biasanya ini informasi program untuk MS-DOS, kemungkinan file .PIF berbahaya juga sama seperti .exe yang dapat diisikan di barisan kodenya.
.APPLICATION – file berextensi ini adalah aplikasi yang dibuat dengan teknologi Microsoft ClickOnce.
.GADGET – bila kamu pengguna Vista atau 7 pasti tahu gadget, file ini juga berpotensi membayakan.
.MSI – Microsoft Installer sama seperti file .exe.
.COM – Program asli yang digunakan oleh MS-DOS.
.SCR – file ini adalah extensi untuk Windows screen saver yang dapat diisikan barisan kode.
.HTA – file ini adalah extensi Aplikasi HTML. Tidak seperti HTML yang dijalankan di browser, HTA dijalankan sebagai aplikasi yang terpercaya.
.CPL – file Control Panel, semua file utilities dapat ditemui di Control Panel dengan format file .CPL.
.MSC – Microsoft Management Console, file ini adalah aplikasi seperti group policy editor dan tool disk manajemen.
.JAR – file exe dari Java, jika kamu memiliki Java Runtime yang terinstall maka JAR akan dijalankan seperti program.

Script

.BAT – file batch, berisi daftar perintah yang akan di jalankan pada komputer jika kamu membukanya.
.CMD – sama seperti file batch namun diperkenalkan di Microsoft NT.
.VB, .VBS – VBscript, file ini dapat dijalankan jika kamu menjalankannya.
.VBE – seperti file VB dan VBS namun tidak mudah untuk menjelaskan ketika menjalankannya.
.JS – JavaScript file, biasanya digunakan di web dan sangat aman dijalankan di web. Namun Windows bisa menjalankan .JS tanpa browser dan tanpa pemeriksaaan.
.JSE – sama seperti file .JS.
.WS, .WSF – file Windows Script.
.WSC, .WSH – Windows Script Component dan Windows Script Host.
.PS1, .PS1XML, .PS2, .PS2XML, .PSC1, .PSC2 – file Windows PowerShell script.
.MSH, .MSH1, .MSH2, .MSHXML, .MSH1XML, .MSH2XML – file Monad, monad adalah nama sebelum PowerShell.

Shortcut

.SCF – file Windows Explorer command bisa melewati perintah ke Windows Explorer.
.LNK – file link menuju program di komputer, file link bisa saja berisi perintah yang dapat melakukan hal-hal berbaya, seperti menghapus file tanpa diketahui.
.INF – file text yang digunakan oleh AutoRun, jika dijalankan maka bisa saja file ini berisi aplikasi berbahaya yang akan mudah lolos.

Lainnya

.REG – file ini adalah windows registry, berisi daftar entri registry yang bisa menambahkan dan dihapus jika menjalankannya.
.DOC, .XLS, .PPT – file ini adalah file Office yang bisa berisi kode macro berbahaya.
.DOCM, .DOTM, .XLSM, .XLTM, .XLAM, .PPTM, .POTM, .PPAM, .PPSM, .SLDM – file ini file baru Office 2007 yang dapat diisikan kode macro sedangkan DOCX tidak bisa.


Baca ini juga :

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini