2012 : Akhir kejayaan file sharing dan download gratis??

Megaupload, Enterupload, Filesonic, Fileserve, dan setelah ini apa lagi..??

Seperti yang telah kita ketahui bersama, baru-baru ini FBI bersama dengan Departement of Justice dan Intelectual Property Right telah mematikan salah satu situs file sharing besar di dunia, Megaupload. Tidak hanya mematikan situsnya saja, pemilik dan 5 pengelola Megaupload juga ditangap dan ditahan. Semua aset dan puluhan rekening bank dengan total nilai Megaupload-pun ikut dibekukan. Hal ini dilakukan oleh U.S Departement of Justice dan FBI karena Megaupload dianggap melanggar copyright dengan menjadi media penyimpanan berbagai file bajakan, mulai dari software, film, ebook, video, dll.

Megaupload Telah Dinonaktifkan oleh U.S

Ditangkapnya pemilik dan pengelola Megaupload oleh pihak U.S agaknya membuat pengelola situs file sharing lainnya “ketakutan”. Mungkin mereka takut bisnis mereka ditutup, aset mereka dibekukan, dan mereka ditahan karena melanggar copyright.

“Ketakutan” inipun akhirnya terbukti, beberapa file sharing besar akhirnya mematikan layanan mereka..entah untuk sementara atau untuk selamanya.

Berikut ini adalah nasib beberapa situs file sharing besar pasca ditutupnya Megaupload :

1. Enterupload : kini jika anda mengunjungi enterupload, maka anda akan diredirect ke halaman situs lain (luxury.net).

Enterupload Diredirect Pasca Penutupan Megaupload

2. Filesonic : kini semua fungsi file sharing di Filesonic telah dimatikan. Filesonic saat ini hanya bisa digunakan untuk upload dan download file untuk keperluan pribadi..tanpa bisa disharing lagi.

Fitur File Sharing FileSonic Dimatikan Pasca Ditutupnya Megaupload

3. Fileserve : sama seperti Filesonic, Fileserve kini juga mematikan semua fungsi file sharingnya. Anda hanya diperbolehkan mengupload dan mendownload file pribadi anda.

Fitur File Sharing FileServe Dimatikan Pasca Megaupload Ditutup

Masih ada juga beberapa layanan file sharing besar yang masih tetap bertahan dan bisa anda gunakan seperti Mediafire, Filejungle, Wupload, Depositfiles, Rapidshare, Hotfile, 4shared, dll.

Namun demikian, situs file sharing yang masih bertahan kini cenderung lebih gencar dalam menghapus file yang disinyalir melanggar copyright. Bahkan mediafire telah menghapus semua file salah satu situs download film besar di Indonesia, padahal jumlah totalnya telah mencapai 2 – 3 Terabyte.

Mediafire kini lebih ketat memeriksa file di servernya

Entah apa yang akan terjadi terhadap situs- situs file sharing yang kini masih bertahan. Apakah nantinya kejadian yang sama juga akan berlaku bagi situs file sharing lokal semacam Indowebster, Maknyoss dan layanan file sharing lainnya??

Semoga saja tidak…

Jika pihak U.S benar-benar “menghabiskan” layanan-layanan lain semacam Megaupload..maka tahun ini bisa menjadi akhir kejayaan file sharing dan download gratis.

Setujukan anda dengan tindakan U.S yang menutup layanan file sharing secara sepihak ini??

oth">


    Download Juga:
  1. Dapatkan 10 GB File Sharing Space untuk Menyimpan File di Internet
  2. Cara Mendapatkan 500 GB File Storage Gratis dari Jumbofiles
  3. Pasang Iklan Di PG Gratis Kelipatannya!Terbatas Hingga Akhir November 2010 Saja!
  4. File Repair : Software Untuk Memperbaiki File Yang Rusak dengan mudah!
  5. Cara Mendapatkan Lisensi Panda Internet Security 2012 dan Panda Antivirus Pro 2012 Secara Gratis (6 Bulan)

Isikan Pertanyaan atau Komentar Anda:

Jika anda memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai pusatgratis, mediafire menghapus semua file, mediafire menghapus file, 2012 akhir software gratis, nasib situs download film, nasib situs file sharing terbaru, pemilik mediafire, pemilik mediafire ditangap, ptc indonesia ditutup, rapidshare dan filesonic sudah tidak bisa dipakai file sharing, situs berbagi file menghapus file atau hal-hal lain yang berhubungan dengan artikel ini, silahkan anda tinggalkan komentar anda disini

Leave a Reply

© 2011 Spyontech (English Version). All rights reserved.